Kelola Gaji yang Terasa Tak Pernah Cukup

//Kelola Gaji yang Terasa Tak Pernah Cukup
By | 2019-02-26T09:24:21+00:00 Februari 26th, 2019|BLOG|0 Comments
Alasan Kenapa Gaji Kamu Tak Pernah Cukup

Alasan Kenapa Gaji Kamu Tak Pernah Cukup

Salah satu yang paling dinantikan para pekerja adalah momen gajian. Akan tetapi, pernahkah kamu berpikir kenapa gaji kamu tak pernah cukup setiap bulannya? Hanya dalam beberapa hari saja, gaji sudah mulai menipis bahkan habis. Ibarat kata, upah yang diterima hanya numpang lewat. Lebih ironis lagi ketika gaji tersebut harus dipakai untuk melunasi hutang, sementara biaya untuk kebutuhan hidup sehari-hari lumayan besar.

Meski hanya menerima gaji pas-pasan, sebenarnya masih bisa untuk mencukupi kebutuhan lainnya. Cara terbaiknya adalah dengan mengatur alokasi dana pengeluaran dan sisihkan sebagian untuk ditabung. Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa menjadi solusi agar gaji tidak numpang lewat begitu saja.

  1. Hindari gaya hidup hedon

Belanja dan nongkrong memang mengasyikkan. Namun tentu aktivitas tersebut dapat menguras kocek dalam waktu singkat. Sadar atau tidak, musuh pertama dari hemat adalah gaya hidup kita sendiri. Perilaku yang suka menghambur-hamburkan uang alias boros ini tak lepas dari sifat konsumtif akan segala hal yang diinginkan. Sikap konsumtif sudah pasti bertolak belakang dengan produktif. Gaya hidup ini seringkali tidak memperhatikan mana yang prioritas dan mana yang tidak. Asal ingin memiliki suatu barang atau sekedar mengikuti tren yang ada tanpa berpikir panjang.

 

Menurut sebuah survei mengenai kalangan milenial di Jakarta, rerata biaya pengeluaran untuk gaya hidup sebesar Rp3,2 juta per bulan atau hampir setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta sekitar Rp3,6 juta. Secara berurutan, pengeluaran terbesarnya untuk traveling, belanja, nongkrong, nonton, dan internet. Jadi, sebaiknya siasati agar pengeluaran tidak terlalu besar untuk hal yang belum menjadi kebutuhan prioritas ya.

 

  1. Mulai mengelola anggaran

Cobalah buat estimasi pengeluaran kamu sepanjang satu bulan. Pilahlah mana yang menjadi kebutuhan utama dan mana yang bukan. Sisihkan juga sebagian pendapatan untuk menabung. Jangan lupa juga ya untuk mencatat setiap pengeluaran yang terjadi sehingga di akhir bulan bisa membandingkan kembali apakah pola tersebut masih harus dijalankan atau harus diatur lagi untuk berhemat.

 

  1. Sisihkan dengan berasuransi

Bagi sebagian orang, mungkin asuransi belum menjadi salah satu kebutuhan utama. Padahal asuransi itu memiliki banyak manfaat lho. Kita tidak pernah tahu kapan kecelakaan atau bencana itu datang menghampiri. Karena itu, mulailah mengantisipasi atau mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan daripada tidak sama sekali. Jika kita tidak mengantisipasinya, biaya yang akan dikeluarkan tentunya akan lebih besar lagi.

 

HappyOne dari Asuransi Astra bisa menjadi solusinya. Dengan premi yang terjangkau, kamu bisa mendapatkan empat perlindungan sekaligus yaitu happyMe, happyEdu, happyHome, dan happyTrip. Selain memiliki, kamu juga melakukan klaim secara mudah dengan mengakses happyone.id atau menghubungi call center Asuransi Astra 24 jam di nomor 1500112. Nikmati kemudahan dengan menjadi bagian dari #BeTheHappyOne di happyone.id dari Asuransi Astra.