Sering Melewati Jalan Rusak, Kaki-kaki Mobil Wajib “Diurut”

//Sering Melewati Jalan Rusak, Kaki-kaki Mobil Wajib “Diurut”
By | 2017-09-05T04:52:14+00:00 October 16th, 2015|Tips-article|0 Comments
Sering Melewati Jalan Rusak, Kaki-kaki Mobil Wajib Diurut

Sering Melewati Jalan Rusak, Kaki-kaki Mobil Wajib “Diurut”

Jalan luar kota memang rentan dengan aspal bergelombang, berlubang, bahkan rusak parah. Kondisi jalan seperti itu tentunya menjadi momok seram bagi kaki-kaki mobil. Tak hanya komponen suspensi dan ban yang harus menahan beban makin berat, posisi roda jadi berubah. Untuk yang terakhir, solusinya adalah membawa mobil ke bengkel spooring dan balancing.

Sedikit saran dari Abdi, Tirezone Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, penting untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan keempat roda. Spooring untuk menyelaraskan posisi roda kanan dan kiri supaya tidak limbung dan berat sebelah. ”Kalau balance, roda tidak bergetar (dirasakan di setir) pada kecepatan tertentu. Penyebabnya bobot roda tidak seimbang di setiap lingkar roda,” urainya kepadaKompasOtomotif.

Ingin tahu ciri-ciri kaki-kaki mobil yang sudah harus ”diurut” melalui spooring dan balancing? Inilah penjelasan Abdi:

1. Setir bergetar pada kecepatan tertentu, biasanya mulai terasa di atas 80 kpj. Getaran itu bahkan kadang sampai ke penumpang belakang dengan bunyi-bunyian ban yang tak seimbang. Jika dibiarkan, maka ban akan gundul pada bagian tertentu.

2. Mobil tiba-tiba berjalan miring, padahal setir lurus.

3. Tiba-tiba setir lebih dominan ke kiri atau kanan. Bila dilepas, maka mobil mengarah ke satu sisi. Jika ini terjadi, maka periksa dulu tingkat keausan ban. Ini bisa terjadi gara-gara kebotakan ban tidak merata. ”Kalau bukan ban, berarti mobil harus di-spooring,” tukas Abdi.

4. Posisi setir sentral. Untuk mengetahuinya, luruskan posisi setir sesuai logo merek. Jika sudah merasa lurus, tapi mobil tetap berbelok sendiri, ya harus di-spooring.

5. Ketika membelokkan mobil, tiba-tiba terasa guncangan, padahal kondisi jalan mulus.

6. Kemudi berbelok, tetapi roda susah mengikuti dan cenderung lurus.

 

sumber: otomotif.kompas.com